Book Review: The Hunger Games

THG

Sebenernya, agak terlambat juga sih untuk membahas novel ini soalnya film “The Hunger Games” udah diputar di bioskop.. Tapi, karena sequelnya, “Catching Fire” tahun ini akan tayang di bioskop (November 2013), dan aku akan mereview bukunya, maka ga ada salahnya aku mereview “The Hunger Games” terlebih dahulu.

THG2

Judul: The Hunger Games
Author: Suzanne Collins
Harga: Rp. 59.000,-
Tebal Buku: 406 halaman (cover depan+belakang tidak dihitung)
Sinopsis:
Dua puluh empat peserta. Hanya satu pemenang yang selamat.

Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikeliling dua belas distrik. Katniss gadis 16 tahun tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di wilayah termiskin di Distrik 12.

Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing Distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung dan ditayangkan secara langsung di acara televisi The Hunger Games. Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh.

Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti The Hunger Games, Katniss mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan pernah dilupakan Capitol.

My Review:
Buku ini bener-bener kurekomendasikan buat para readers yang belum baca buku ini. Apalagi buat para readers yang cuma nonton filmnya doang. Karena di buku ini, jalan ceritanya lebih kompleks daripada filmnya. Dan banyak bagian di buku yang tidak ada di filmnya.
Penggambaran karakter ataupun setting-nya juga lebih mantap di buku.
Karena kebetulan aku baca bukunya dulu sebelum nonton filmnya, jadi pas aku nonton filmya, jadi agak kecewa. Karena apa yang kubayangin pada saat baca buku tuh lebih “wah” daripada yang ada di filmnya.
Oh ya, isi dari buku ini semua diceritakan dari sudut pandang si Katniss (orang pertama), jadi kita kaya ikut merasakan apa yang Katniss rasakan.
Di sini juga akan ada cinta segitiga antara Katniss, Peeta (cowok yang mewakili distrik 12 bareng Katniss), dan Gale (Sahabat Katniss). Di buku The Hunger Games-nya sih komposisinya pas yah. Romance-nya ga terlalu kebanyakan menurutku. Jadi oke-oke aja sih dikasih sedikit bumbu percintaan.
Di The Hunger Games kita bisa mendapat banyak pelajaran. Mulai dari mengalah sama saudara (sebenernya bukan ngalah juga sih. Kan emang saking cintanya Katniss pada adiknya, Primrose, dia rela ikutan The Hunger Games), persahabatan, pantang menyerah, kerja sama tim, dan masih banyak lagi.

Segitu dulu deh.🙂
Salam 3 jari..😀

PS: Kayanya e-booknya udah beredar(?) di internet. Jadi, kalian bisa search di google dan download kalo males ke toko buku buat beli bukunya. #saransesat

About ElizabethTirza

Just an ordinary girl.. :)
This entry was posted in Novels Reviews and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comment please.. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s